Cara Menghubungkan Nox dengan Android Studio

Saat ini kemajuan teknologi telah berkembang pesat, khususnya pada bidang perangkat lunak komputer atau biasa disebut dengan software. Banyaknya jenis software, kini memudahkan kita dalam melakukan banyak hal, mulai dari melakukan proses editing foto, video, sampai mengevaluasi perangkat lunak itu sendiri. Salah satu software yang sempat menjadi perhatian dari beberapa pihak adalah hadirnya sebuah emulator android, yang memungkinkan penggunanya memainkan atau menjalankan beragam aplikasi yang ada di handphone, mulai dari media sosial, game hingga aplikasi lainnya. Namun yang menarik dari kegunaan emulator ini adalah kita juga dapat melakukan usb debugging, yang dapat digunakan untuk mencari adanya kesalahan yang terjadi pada sistem android (bug). Fitur ini juga juga dapat kita gunakan untuk melakukan pengembangan aplikasi yang ada di android dan tentunya kita dapat melakukannya hanya dengan menggunakan komputer.

Source via: nesabamedia.com
Source via: nesabamedia.com


Kehadiran berbagai software komputer, ternyata dapat memicu perkembangan software itu sendiri. Hal tersebut dikarenakan kita juga dapat membuat aplikasi di android menggunakan Android Studio, yang merupakan salah satu software yang dapat digunakan untuk mengembangkan atau bahkan menciptakan aplikasi yang ada di android. Dengan adanya hal tersebut, banyak orang yang baru belajar atau sudah ahli dalam bidang pengembangan aplikasi android menggunakan kombinasi emulator dan Android Studio untuk menciptakan sebuah software baru. Selain menghemat biaya yang dikeluarkan, kombinasi kedua software itu juga dipandang mampu mempercepat proses pengembangan suatu aplikasi android, terutama dalam hal pencarian sebuah bug pada aplikasi yang sedang dikembangkan.

Cara Menghubungkan Emulator Android dengan Android Studio

Pada kesempatan kali ini, kami hanya akan menjelaskan hal menarik yang sering diberitakan oleh https://perangseo.com mengenai cara menghubungkan emulator android dengan Android Studio. Emulator android yang digunakan adalah Nox, emulator ini dipilih karena programnya yang ringan dan juga berbagai fitur yang user friendly dibanding emulator android lainnya. Sedangkan, Android Studio dipilih karena banyaknya orang yang menggunakan aplikasi ini dan juga fitur yang tersedia untuk dapat mengembangkan sebuah aplikasi android lebih beragam. Tanpa berlama-lama lagi mari kita mulai membahas mengenai cara menghubungkan Nox dengan Android Studio.

Langkah pertama yang anda lakukan tentunya adalah menginstall kedua aplikasi yang dibutuhkan, yaitu emulator Nox dan Android Studio. Langkah selanjutnya, anda perlu melakukan usb debugging pada aplikasi Nox. Hal tersebut dapat dilakukan dengan membuka aplikasi Nox, lalu masuk ke bagian menu setting. Pada bagian pengaturan umum, anda dapat memberi tanda centang pada kolom boot root, lalu simpan perubahan yang telah dilakukan. Berikut adalah contoh gambarnya;

Source via: alicia-network.com
Source via: alicia-network.com


Setelah anda memilih tab "ulang dan simpan" maka program Nox akan merestart dengan sendirinya. Jika aplikasi Nox sudah berhasil di restart, anda dapat kembali memilih menu setelan, selanjutnya pilih menu tentang tablet, lalu klik 7 kali pada nomor bentukan. Jika anda sudah mengklik sebanyak 7 kali pada menu tersebut biasanya akan muncul tulisan "sekarang anda adalah seorang pengembang". Berikut adalah contoh gambarnya;

Source via: gadgetnkomputer.blogspot.com
Source via: gadgetnkomputer.blogspot.com

Baca juga: Penerapan Flowchart Algoritma

Langkah selanjutnya cara menghubungkan Nox dengan Android Studio, anda dapat kembali ke menu utama Nox dan masuk kembali ke menu setelan, pilih menu "opsi pengembang" atau "developer options", lalu beri tanda centang pada kolom "debugging usb". Berikut adalah contoh gambarnya:

Source via: pintercerdaskomputer.blogspot.com
Source via: pintercerdaskomputer.blogspot.com

Setelah kita telah berhasil melakukan usb debugging, langkah selanjutnya adalah menghubungkan Nox dengan Android Studio. Tahap ini awali dengan memastikan bahwa saat ini anda telah menjalankan kedua program tersebut. Jika kedua program tersebut telah berjalan, anda perlu menekan tombol windows + r pada keyboard, lalu ketik cmd dan pilih ok. Tahap selanjutnya anda harus mengetik "cd C:\Program Files\Nox\bin" atau "cd C:\Program Files (x86)\Nox\bin" tanpa tanda kutip lalu tekan enter. Langkah terakhir adalah anda harus mengetik "nox_adb.exe connect 127.0.0.1:62001" tanpa tanda kutip, lalu tekan enter pada program cmd yang sedang anda jalankan. Jika muncul tulisan "already connected to 127.0.0.1:62001" menandakan bahwa anda telah berhasil menghubungkan Nox dengan Android Studio. Berikut contoh gambarnya:

Source via: robbytog.wordpress.com
Source via: robbytog.wordpress.com

Anda juga dapat memastikan bahwa Nox sudah terhubung dengan Android Studio dengan melihatnya pada aplikasi Android Studio pada menu connect devices android studio. Sekian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai cara menghubungkan Nox dengan Android Studio. Selamat mencoba tutorial yang kami berikan.